KUMBANG BERHATI KEMBANG
Suatu ketika sang kumbang menerima surat telepati dari sang kembang, isi surat itu “Keselamatan dan kasih sayang sang pencipta tercurah untukmu, seribu maaf kuhantarkan, jika surat ini tidak berkenan. Dengan surat ini sekejap ku mengingatkan tentang janjimu. Kau berjanji padaku akan membantuku mengumpulkan tambahan madu untuk festival negeri kembang. Kabar yang ku dengar kau sudah mengumpulkan dua setengah kuncup. Bagaimana? Sekarang sudah bertambah? ”. Tak sampai kumpulan embun yang biasa terkumpul diatas daun, jatuh menetes membasahi bumi, sang kumbang mencoba mengirim sinyal-sinyal dari antenna telepati yang dimilikinya, dia mencoba berkomunikasi langsung dengan sang kembang. “kembangku yang cantik,saat ini madu yang kau pesan sudah bertambah menjadi tiga kuncup, jika kau kehendaki, malam ini juga aku antarkan ke Istanamu”. Sang kembang seraya menjawab”jika kau sanggup malam ini, kirimkan malam ini juga, tapi saat ini aku tidak berada di istana, aku sedang mencari beberapa papyrus kenegeri seberang untuk guruku.”. dengan sumringah karena perasaan kangen kumbang menjawab“ Baiklah aku kirimkan malam ini juga, jika kau sudah dekat istana, kirim sinyal telepatimu kepadaku, aku akan menghampiri di gerbang istana, saat ini aku juga sedang mengumpulkan dedaunan kering untuk seluruh penduduk negeri, hanya tinggal 3 lembar lagi”.
Sang kumbang pun bergegas untuk menyelesaikan pencarian 3 lembar daun yang biasa dikumpulkannya. Setelah selesai sang kumbang langsung meluncur dengan sayapnya yang sudah agak rapuh, betapa tidak sayap yang ia gunakan saat itu sayap yang setiap hari ia gunakan untuk mencari lembaran daun sebagai lahan penghasilannya, namunsayap tersebut jarang di service. Tak ayal dia tidak bisa terbang dengan sempurna, bahkan sesekali dia oleng, ajarak pandang yang dirasakannya pun sangat terbatas, maklum jalan yang dia gunakan pematang sawah sepi dan gulita, disana tidak terdapat satupun kunang-kunang yang biasa menerangi alam. Rintangan yang dihadapi biasa baginya, dengan bergerak lurus sertatanpa menghiraukan kondisi malam yang mencekam. Dia begitubersemangat demi mengantarkan 3 kuncup madu yang ia janjikan pada sang kembang, semua ini dia lakukan atas dasar cinta,beginilah jika sang kumbang sudah terbuai oleh cinta, seakan-akan kadar cintanya memuncak, rasa sukanya pada sang kembang sudah merasuk benar sampai ke hatinya, sehingga sikap rela berkorban muncul. Karena itu cinta yang benar-benar murni akan memunculkan sikap yang sempurna walaupun terkadang aneh.
Rintangan kelamnya malam dengan mudah ia lalui, kini dia masuk ke kawasan negeri kembang, negeriyang begitu terang dikeheningan malam yang dihiasi dengan jutaan kunang-kunang. Dengan sayap yang sudah rapuh dipaksakannya untuk mengepak, melalui jalan yang lurus, sang kumbangpun dengan mudah tiba ke depan gerbang sang kembang, dengah harap-harapcemas, dia pun menunggu tak jauh didepan gerbang istana sang kembang, dia coba kirim telepati, namun sang kembang tak menjawab, hatinya bertanya-tanya “Ada apa dengan sang kembang? apakah dia lupa dengan janji bertemu denganku? aku hanya ingin memastikan apakah dia sudah berada dekat dengan istananya?” beberapa kali sang kumbang mengirim telepati, namun tetap tidak ada balasan. Dengan penasaran sang kumbang beberapa kali melihat kedepan pintu gerbang istana, hal itu dilakukannya berkali-kali tapi tetap saja lampu-lampu di istana nampak sudah redup suasana istana pun begitu legam seolah –olah istana meneriakan jika para penghuni istana sudah beristirahat menikmati indahnya mimpi.
Sang kumbang tetap bertahan, dia percaya jika sang kembang tidak pernah mengingkari janjinya, disaat bintang-bintang tertutup awan, malam yang menunjukan suasananya dengan begitu dingin, serta bulan yang bersinar berkali kali tertutup oleh sang awan, tiba-tiba sang kumbang melihat seorang kembang berhenti di depan gerbang istana, sang kumbang mengepak sayapnya melalui depan gerbang istana,namun kembang yang datang bukan kembang yang akan dihampirinya, melainkan itu adalah kakanya yang baru saja pulang, lantas sang kumbangmengirim telepati kepada penjaga istana, namun penjaga istana memastikanjika sang kembang belum datang, itu artinya dia memang masih berada diluar, khawatiran sang kumbang menjadi-jadi, tuk kesekian kalinya dia mengirim telepati kepada sang kembang. Tapi sama halnya tidak ada jawaban sama sekali, namun sang kumbang kembali bersikukuh taklantas putus asa. Sang kumbang pun mondar mandir karena kesal menunggu kembang yang ia harap tak kunjung datang, bermaksud mencari suasana agar tidak terlalu kesal menunggu, sang kumbang pun melaju kearah tak jauh dari istana.
Hingga malam yang terus berselang menuju larut, sang kumbang tetap rela menunggu demi kembang pujaannya, akan tetapi suasana malam yang dipilihnya tidak terlalu mengobati rasa kesalnya menunggu,Hingga sang kumbangputuskan untuk berkeliling negeri kembang. Di perjalanan sempat terlintas dipikiran sang kumbang , usaha atau pengorbananya kali ini sia-sia, bahkan sempat tergores suatu anggapan di dalam hatinya, jika sang kembang telah memppermainnya, namun lintasan serta anggapan negatif itu tidak membelenggunya, betapa tidak perasaan cintanya kepada sang kembang begitu dalam, maka kekecewaanya itu justru menjadi segudang kerinduan di dalam hatinya.Dengan perasaan galau akhirnya sang kumbang memutuskan untuk berbalik arah tuk pulang. Ditengahperjalanan pucuk dicinta ulam pun tiba,dia kembali mengirimkan pesan melalui telepatinya, “kumbangkau ada dimana?, saat ini aku sudah ada di istana”. Dengan nada bicara bahagia dia menjawab” baiklah aku kesana sekarang,tunggu sebentar”.
Kumbang pun bergegas menemuinya. Saat tiba di istananya yang begitu megah, sang kembang keluar membuka pintu gerbang, dengan polosnya dia seraya berkata “ maaf jika lama menunggu, padahal aku tidak pergi terlalu jauh, telepatinya tidak aku balas, energiku tidak begitu cukup untuk membalas dan menerima telepati”. Pernyataan itu yang keluar dari bibirnya yang ranum mampu mengobati kegalauanku, wajahnya yang membuatku terpana mampu melunturkan semua pikiran negatif yang sempat singgah didalam hati maupun pikiranku. Dengan membawa tiga buah madu serta dengan perasaan yang agak gelisah, karena sang kumbang tidak pernah berkunjung kerumahnya semalam itu, obrolan yang cukup akrab pun berjalan, walaupun sesekali sang kumbang grogi, padahal sang kumbang sering berkunjung kerumahnya, mungkin saja saat itu dia sedang menahan perasaannya kepada sang kembang yang kian lama kian bergejolak. Saat itu pula ingin sekali dia mengungkapkan perasaannya kepada dambaan hatinya,tapi hati sang kumbangmemilih untuk meredam perasaannya, dia menganggap jika saat itu belum saatnya, karenaselama ini respon yang diberikan sang kembang belum begitu menunjukan sinyal-sinyal cinta. Sang kumbang masih mengira jika kembanghanya menganggapnya sebagai teman saja, seperlunya saja, jadi kumbang pun belum siap,jika sang kembang menolak cintanya, tapi bukan suatu masalah yang besar, di lainkesempatan, masih terbuka untuk sang kumbang, asa dan cita agar kembang membuka hatinya, masih terbuka lebar.
Sesuai rencana sebelumnya, kumbang punmemberikan ketiga kuncup madu itu kepada dirinya. Namunterlontar pertanyaan dari sang kemba
ng,” kemarin madu itu baru dua setengah kuncup, lalu kenapa sekarang sudah tiga kuncup lagi, yang setengah kuncupnya darimana?” nampaknya kebohongan kumbang pun sedikit tercium, khawatir jika madu yang dia berikan adalah madu persediaanya. Kumbang pun menjawab dengan terbata-bata “madu yang dua setengah kuncup itu, tidak aku ambil aku datang terlambat ke si pemilik madu, mau diminta kembali aku malu, jadi aku cari sipemilik madu lainnya” kembangtetap penasaran” madu ini dari siapa”kmbang kembali menegaskan” madu ini dari raja lebah, dia memberikan madunya kepadaku langsung, tapi aku pun menegaskan kepadanya, jika pemberian ini tanpa ikatan, tulus, dan jangan sampai hal ini menjadi tuntutan sehingga negeri kembang harus memberikan kontribusi lebih kepada kerajaan lebah, dia setuju dan memberikannya”. Kembang pun percaya, padahal ketiga kuncup madu itu miliku, kumbang rela berkorban untuk dia, itulah aplikasi makna cinta yang sering kumbang lakukan kesemua wanita yang dicintainya, karena baginya apapun akan dilakukannya demi wanita yang dicintai, selama dirinnya mampu. Dengan pemberiannya itu sebelumnya terpikirkan olehnya, jika pengorbanannya begitu besar kepada sang kembang tidak bebalas sesuai dengan yang dia harapkan. Misalnya dia tidak menarik simpatinya, menambah perasaan cintanya, atau bahkan menolak cintanya jika suatu saat dia mengungkapkan cinta kepadanya. Baginyatidak masalah, karenamasih ada janji Alloh yang dia yakini. Karena bagi dirinya jika melakukan amal baik akan dibalas-Nya dengan amal baik pula,jika ada kekecewaan wajar hal tersebut dianggap olehnya suatu kewajaran, karena memang setiap makhlukditakdirkan untuk menerima perasaan kecewa, tapi kekecewaan itu tidak akan dipermasalahkannya, sehingga kekecewaannya tidak akan berlarut-larut.
Banyak hal yang dikorbankan kumbang demisang kembang, walaupun sampai saat ini, belum nampak hal-hal simpatik yang ditunjukan sang kembang. Karenabaginya hidup adalah tentang siapa yang dicintainya dan disakitinya,hidup adalah tentang perasaannya tehadap diri sendiri dan orang lain, baginya hidup adalah tentang kepercayaan, kebahagiaan, serta saling mengasihi. Hidup adalah tentang menghindari rasa cemburu, mengatasi perasaan tak peduli, dan membina kepercayaan tentang yang dia ucap dan apa maksudnya,tentang menghargai orang apa adanya dan bukan karena apa yg dimilikiya,Hidup adalah langkah yang bisa menyentuh hidup orang lain dengan cara yg tak bisa digantikan oleh apapun.dan yang terpenting baginya hidup adalah memberi, memberi, memberi, menerima dan setelahnya memberi, bagi sang kumbang itu konsep syukur, ketika kita bersyukur kita mengucap terima kasih yaa Alloh, namun tanpa disadari kata-kata itu merupakan suatu tuntutan. Cobasaja perhatikan kata terima kasih jika dipenggal kata tersebut menjadi dua kata terima dan kasih, kalau dibedah sama maknanya dengan setelah terima kita harus “ngasih”, setelah menerima maka harus memberi. konsep kehidupan yang kumbang jalani itu nampaknya sangat berpengaruh kepada penghasilannya, slama ini dirinya selalu mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka, memang Alloh sangat jauh dari kecurangan, apa yang ia janjikan pasti terjadi, bagi-Nya yang maha kaya dan maha pemberi rizki sangat mudah sekali untuk memberikan segala rizkinya kepada setiap hamba-Nya yang Ia kehendaki, begitu pulaAlloh maha pengasih, Alloh Maha pemurah, Alloh maha atas segalanya.



